Analisis HPLC

HPLC merupakan teknik yang dianggap paling serbaguna untuk menganalisis bahan alam dan dapat digunakan secara langsung pada crude ekstrak tanpa harus melalui tahap-tahap derivatisasi. Ekstrak biasanya diperoleh secara maserasi dari simplisia kering dengan pelarut nonpolar atau polar. Dalam beberapa penelitian pada tumbuhan, telah digunakan metode ekstraksi yang berbeda, tetapi hasil ekstraksinya biasanya diperoleh dalam bentuk ekstrak polar, nonpolar, ataupun semipolar. Pada beberapa kasus, prosedur preparasi sampel dapat digunakan dalam pengayaan kelompok-kelompok metabolit tertentu. Biasanya melibatkan liquid-liquid extraction (LLE) atau solid phase extraction (SPE) (Chechinel-Filho, 2012).

Untuk meningkatkan efisiensi pemisahan, berbagai modifikasi sangat mempengaruhi sensitivitas deteksi yang ditambahkan kedalam fase gerak. Dalam beberapa system hyphenated, keberadaan beberapa system hyphenated dapat menyebabkan perlunya komposisi eluent yang compatible dengan beberapa detector yang terhubung. HPLC sangat berguna untuk menghasilkan informasi pada komposisi crude ekstrak (metabolite profiling). Ada dua tipe utama dari detector dari HPLC (Sarker, Latif, dan Gray, 2006) (Chechinel-Filho, 2012):

  1. simple detector digunakan untuk merekam chromatographic traces untuk profiling atau tujuan kuantifikasi. (UV, ELSD, dan ECD).
  2. Detektor untuk hyphenated system yang menghasilkan data multidimensional (kromatografi dan spektroskopik) untuk tujuan online identification dan dereplication. (PDA, MS, dan NMR).

Boligon, A. A., dan Athayde, M.L., telah membuat review singkat tentang penggunaan HPLC dalam menganalisis ekstrak tumbuhan dan dapat dicapai dengan menggabungkan tes biologis sederhana dengan HPLC Analysis. Dalam tulisan ini, dijelaskan bahwa HPLC merupakan teknik yang sangat serbaguna; metode fase terbalik mampu menangani senyawa dari polaritas yang beragam dan massa molekul. Kromatografi fase terbalik telah menemukan kedua aplikasi analitis dan preparatif dalam proses pemisahan fitokimia dan pemurnian (Boligon dan Athayde, 2014). Bondoniene dan Murkovic melaporkan bahwa metode baru yaitu On-line HPLC-DPPH untuk skrining dari beberapa komponen peredam radikal bebas pada ekstrak Borage serta menganalisis secara kuantitatif senyawa aktif antioksidan diidentifikasi sebagai asam rosmarinaic yang dominan dalam ekstrak borage (Bandoniene dan Murkovic, 2002). Shi, Zhang, Jiang, et.al., melaporkan bahwa telh mengembangan tekhnik Couples HPLC on-line, pasca-colom (bio)chemical assays, analisis senyawa kimia secara parallel (misalnya diode-arrya detection, mass spectrometry and NMR) dengan mengidentifikasi dan menghitung senyawa aktif secara bersamaan (Shi, Zhang, Jiang, et al., 2009).

Be Sociable, Share!