Pengantar Ilmu Farmasi (dalam tinjauan filsafat dan historis)

Assalamu alaikum.

 

Alhamdulillah, telah terbit buku yang berjudul “Pengantar Ilmu Farmasi (dalam tinjauan filsafat dan historis)” yang membahas tentang gambaran umum terkait dengan perkembangan dan peranan ilmu farmasi dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup manusia di seluruh dunia dalam tinjauan filsafat dan historis. Diharapkan setelah membaca buku ini, pembaca khususnya mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang ilmu farmasi dengan segala kompleksisitasnya yang dimulai dari definisi dan falsafah ilmu farmasi, sejarah dan perkembangan ilmu farmasi, sejarah dan perkembangan ilmu farmasi di Indonesia, pekerjaan kefarmasian, paradigma perubahan orientasi farmasi, peluang dan tantangan masa depan farmasi di Indonesia, dan organisasi kefarmasian. Semoga buku ini dapat memberikan gambaran dalam memahami ilmu farmasi secara komprehensif dan mampu memberikan wawasan kepada pembaca terkait ilmu farmasi dan segala kompleksisitasnya.

ISBN: 978-602-453-215-4

 

Untuk pemesanan dapat dilakukan melalui:

Islamudin Ahmad;

Hp. 081342205060 (via WA, Line, Telegram)

Email: farmasi2002@islamudinahmad.com; islamudinahmad@yahoo.com; islamudinahmad@gmail.com

atau

Order langsung via  Deepublish dengan mengklik link berikut:

Pengantar Ilmu Farmasi (dalam tinjauan Filsafat dan Historis)

 

Berikut daftar isi dari buku yang berjudul “Pengantar Ilmu Farmasi (dalam tinjauan filsafat dan historis):

BAB 1  PENDAHULUAN

BAB 2 DEFINISI DAN FALSAFAH ILMU FARMASI

2.1 Pengantar

2.2 Pengertian

2.3 Filsafat, Pengetahuan, dan Ilmu

2.4 Posisi Ilmu Pengetahuan dalam Bingkai Filsafat

2.5 Klasifikasi dan Hirarki Ilmu

2.6 Farmasi sebagai Sains

2.7 Farmasi sebagai Profesi

2.8 Mitologi dan Asal Mula Lambang Farmasi

2.9 Referensi

 

BAB 3 SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU FARMASI

3.1 Pengantar

3.2 Sejarah dan Moment Besar Perkembangan Farmasi

3.2.1 Zaman Pra-sejarah

3.2.2 Zaman Kuno

3.2.3 Zaman Awal Masehi

3.2.4 Zaman kegemilangan Farmasi di peradaban Arab-Islam

3.2.5 Menjelang Abad pertengahan dan Abad ke 20

3.2.6 Era Baru Farmasi dan Dampak Revolusi Industri

3.4 Referensi

 

BAB 4 SEJARAH PERKEMBANGAN  FARMASI DI INDONESIA

4.1 Pengantar

4.2 Pada zaman penjajahan sampai perang kemerdekaan

4.3 Periode setelah perang kemerdekaan sampai dengan Tahun 1958

4.4Periode tahun 1958 sampai 1967

4.5 Periode jaman Orde Baru

4.6 Periode Jaman Reformasi sampai saat ini

4.7 Referensi

 

BAB 5 PENDIDIKAN FARMASI

5.1 Pengantar

5.2 Pendidikan Farmasi di Dunia

5.2.1 Sejarah Perkembangan Pendidikan Farmasi di Dunia

5.2.2 Kurikulum Pendidikan Farmasi di Dunia

5.2.3 Konsep Kurikulum berbagai negara di Dunia

5.3 Pendidikan Farmasi di Indonesia

5.3.1 Sejarah Perkembangan Pendidikan Farmasi di Indonesia.

5.3.2 Jenjang Pendidikan Farmasi di Indonesia

5.3.3 Kurikulum Perguruan Tinggi Farmasi di Indonesia

5.3.4 Standar Kurikulum Pendidikan Farmasi

5.3.4.1 Model Kurikulum

5.3.4.2 Struktur dan Durasi Kurikulum

5.3.4.3 Muatan Kurikulum

5.3.4.4 Kerangka Kurikulum Pendidikan Sarjana Farmasi

5.3.4.5 Kerangka Kurikulum Profesi Apoteker

5.4 Referensi

 

BAB 6 KAJIAN ILMU FARMASI

6.1 Pengantar

6.2 Sejarah Awal Kajian Ilmu Farmasi

6.3 Fokus Kajian Ilmu Farmasi

6.4 Kelompok Bidang Ilmu Farmasi

6.4.1  Farmasi Sains dan Teknologi

6.4.1.1 Bidang Ilmu Biologi Farmasi

6.4.1.2 Bidang Ilmu Kimia Farmasi

6.4.1.3 Bidang Ilmu Farmakologi

6.4.1.4 Bidang Ilmu Farmasetika dan Teknologi Farmasi

6.4.2 Farmasi Klinik & Komunitas

6.4.3 Farmasi Sosial

6.5 Sinergisme dalam pengembangan kelompok bidang ilmu farmasi

6.6 Referensi

 

BAB 7 PEKERJAAN KEFARMASIAN

7.1 Pengantar

7.2 Kondisi Kesehatan dan Sistem Pelayanan Kesehatan di Indonesia

7.3 Kondisi pada Sektor Kefarmasian dan pekerjaan kefarmasian di Indonesia

7.4 Pokok-Pokok Pekerjaan Kefarmasian

7.5 Pekerjaan Farmasi lainnya

7.6 Referensi

 

BAB 8 PARADIGMA PERUBAHAN ORIENTASI FARMASI

8.1 Pengantar

8.2 Peran Farmasis

8.3 Paradigma Perubahan Praktek Kefarmasian

8.4 Farmasi Klinik

8.5 Asuhan Kefarmasian (Pharmaceutical care)

8.6 Perbedaan dan Persamaan antara Farmasi Klinik dan Asuhan Kefarmasian

8.7 Paradigma yang terjadi di Masyarakat

8.8 Referensi

 

BAB 9 PELUANG DAN TANTANGAN FARMASI MASA DEPAN DI INDONESIA

9.1 Pengantar

9.2 Kondisi dan Peran Apoteker dari Jaman Kemerdekaan Hingga Saat Ini

9.3 Arah Perkembangan Pelayanan Kefarmasian Masa Depan

9.3.1 Perkembangan IPTEK, Sarana, dan Pelayanan Kefarmasian

9.3.2 Penerapan SJSN

9.3.3 Pengembangan & Saintifikasi Jamu, Herbal, dan atau Pengobatan Tradisional

9.4 Peluang dan Tantangan Farmasi Kedepan

9.5 Referensi

 

BAB 10 ORGANISASI KEFARMASIAN

10.1 Pengantar

10.2 Intenational Pharmaceutical Federation (FIP)

10.3 Federation of Asian Pharmaceutical Association (FAPA)

10.4 Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)

10.5 Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (FAPI)

10.6 Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI)

10.7 Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI)

10.8 Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia  (ISMAFARSI)

10.9 Referensi

Be Sociable, Share!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*